Jumat, 18 Desember 2015

Aliran Desain Grafik

1. Cuban Posters 
      
 

Gaya Cuban Posters muncul di Kuba pada sekitar tahun 1960-an, desain poster gaya ini untuk kampanye yang bertema negara solidaritas yang seideologi.
Ciri-ciri Cuban Posters :
o    Menggunakan berbagai macam variasi dari gaya pop-art, psychedelia, dan folklore.
o    Menampilkan warna kontras.
o    Menyuarakan revolusi, rasisme sosialis.
o    Poster kultural dan politik dengan berbagai gaya visual.

2. Tachisme 

 

Tachisme merupakan gaya desain abstrak yang populer di Prancis pada tahun 1940 – 1950an, dan gaya ini dianggap sebagai yang mengenai eropa serta setara dengan abstrak expressionism. Tachisme juga menjadi bagian dalam suatu pergerakan yang dikenal sebagai seni informel, yang meninggalkan abstrak geometris dan cenderung pada satu format ungkapan yang intuitif serupa lukisan abstrak.
Desainer yang berpengaruh adalah Jean Dubuffet, Pierre Soulages, Nicholas de Stael, Hans Hartung, Serge Poliakoff, and Georges Mathieu. Ciri-ciri Tachisme :
o    Sebagian besar tidak menggunakan abstrak geometris
o    Berupa desain/lukisan abstrak
o    Memakai tetes atau gumpalan cat lang lurus dan langsung dari tabung.

3. Kitsch


Dalam dunia seni kitsch biasa digunakan untuk bahwa suatu karya tersebut memiliki nilai yang berlebihan (sentimental), vulgar, dan memiliki suatu makna tertentu. Gaya aliran kitsch dianggap sebagai “outsiders art”, istilah kitsch jarang dijumpai dalam desain grafis, tetapi di wakili dengan istilah “Era 50-an”.
Contoh desain Kitsch
Desainer yang berpengaruh dalam aliran kitsch ini adalah Grant Wood, Norman Rockwell dan James Montgomery.
Ciri-ciri Kitsch :
o    Penggunaan warna yang lebih menarik dan bervariasi.
o    Menggunakan prinsip title dan sub-title.
o    Menggunakan campuran dari teknik-teknik lain seperti fotografi dan kolase.
o    Over sentimental dan vulgar. Desain Kitsch

4. Kubisme 
   
   
Kubisme adalah gaya desain yang memandang bahwa semua bentuk terwujud dari benda-benda geometris seperti kubus, bola, setigiga, kerucut dan silinder. Gaya ini dimotori oleh Pablo Picasso dan Georges Braque ada sekitar tahun 1900 – 1910. Dalam karya seni kubisme, benda dipecahkan, dianalisis, dan diatur kembali dalam bentuk abstrak—daripada menampilkan obyek dari satu sudut pandang, seniman menampilkan subyek dari berbagai sudut pandang untuk menjelaskan subyek dalam konteks yang lebih besar.
Ciri-ciri desain Kubisme :
o    Terkadang permukaan bersilangan dalam sudut acak, sehingga menghapus kedalaman lukisan yang jelas.
o    Bentuk objek terdiri atau berasal dari bentuk-bentuk geometris.
o    Latar dan obyek menembus satu sama lain untuk membentuk ruang ambigu dangkal.


Sumber :
https://kotakkreatif.wordpress.com/pembelajaran/multimedia/mengenal-desain-grafis/gaya-desain-grafis/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar